Minggu, 22 Desember 2013

Perkenalan

Miaw!


Nama saya Meng-Meng.  Saya adalah Kucing kampung yg bermukim di kediaman tuan saya Abiyyu.  Tau kan maksud saya tentang "kucingkmpung?" artinya sya tidak memiliki bulu yang halus dan warna bulu yang tidak secantik kucing Persia,dan mataku tidak lebih baik daripada kucing persia. tapi,saya memiliki yang jarang bisa dirasakan oleh kebanyakan oleh kucing persia lainnya seperti kebebasan untuk berkeliaran dan bermain.Dan saya beruntung bisa memiliki tuan yang sayang dengan saya.


kisahnya begini,Saat bulan Puasa tiba biasanya abiyyu dan teman-temannya sehabis sholat shubuh pergi bermain sepeda berkeliling kompleks hingga pasar tradisional yang bernama "Pocong".Entah kenapa nama pasar itu mengerikan,mungkin karena waktu itu seorang "pocong" masuk ke pasar itu dan berdagang.dan dia membeli pasar itu.lalu saat ia meninggal ia menitipkan pasar itu kepada anak-anaknya,sampai sekarang

Eniway,terlepas dari cerita pasar pocong yang mengharu-birukan.kita kembali pada saat abiyyu menemukan saya di dekat tukang penjual elektronik.Sedang kedinginan lalu abiyyu mengangkat saya dengan penuh rasa kasih sayang,lalu membawa saya pulang ke rumahnya.

 Saya dipanggil meng-meng karena,adiknya abiyyu yang tidak bisa bilang huruf R,dan lagipula abiyyu tidak memiliki ide lagi untuk memikirkan nama saya.Akhirnya saya biasa dipanggil Meng-meng oleh keluarga Abiyyu.

Keluarga Abiyyu Sepertinya Senang Memelihara kucing.Terlihat dari banyaknya Kuburan Kucing yang berjejer di depan rumahnya.Kesan horror pun mulai bermunculan mulai dari kucing tetangga yang bilang pada saya bahwa, Adiknya Abiyyu yang bernama ajib Sering Memperlakukan Kucing dengan cara ketidak-berperike-kucingan.Mulai dari Dijadikan odong-odong dan di perlakukan  baknya maling jemuran yang ketahuan warga dan dipukuli.

Tapi terlepas dari semual hal-hal diatas,saya memberanikan diri untuk Bermukim di Rumah Abiyyu.

Makanya Ikuti Pengalaman saya sehari-hari dalam mengarungi kerasnya menjadi kucing kampung.di blog ini.Salam,Miaw!